Contoh CV UI/UX Designer
Peran UI/UX designer banyak dicari di startup dan perusahaan produk di Indonesia. Portofolio adalah senjata utama, tapi CV yang baik menjelaskan proses berpikir: riset pengguna, iterasi, dan hasil yang terukur. Contoh ini menyeimbangkan keindahan visual dan bukti dampak.
Ringkasan Profil (Summary)
UI/UX designer dengan 3 tahun pengalaman merancang aplikasi mobile dan web. Memimpin redesign alur checkout yang menaikkan konversi 22%. Terbiasa memfasilitasi usability testing dengan 30+ responden dan membangun design system lintas tim.
Ganti angka dan nama dengan data nyata kamu. Ringkasan ideal 2-3 baris dan menyebut satu pencapaian utama.
Skill Kunci
Contoh Pengalaman & Pencapaian
UI/UX Designer
Startup Produk Contoh
- Memimpin redesign alur checkout setelah 12 sesi usability testing, menaikkan konversi 22%.
- Membangun design system dengan 80+ komponen yang mempercepat handoff ke developer 40%.
- Berkolaborasi dengan PM dan engineer dalam 6 rilis besar tanpa redesain ulang di akhir sprint.
Visual Designer
Agensi Digital Contoh
- Merancang 25 halaman landing untuk 10 klien dengan rata-rata waktu produksi 3 hari per halaman.
- Menyusun guideline visual yang dipakai tim konten untuk menjaga konsistensi brand.
Perhatikan pola tiap poin: kata kerja aksi + apa yang dikerjakan + angka/dampak.
Kata Kunci ATS
Sistem ATS mencocokkan CV dengan deskripsi lowongan. Pastikan kata kunci berikut muncul secara wajar di CV kamu bila memang relevan.
Tips untuk Posisi UI/UX Designer
- Selalu tautkan portofolio (Figma/Behance) di bagian atas dan pastikan bisa diakses publik.
- Tulis proses: masalah, riset, solusi, dan dampak, bukan hanya daftar tools.
- Cantumkan metrik: konversi, waktu tugas, skor usability, atau kepuasan pengguna.
Terapkan contoh ini ke CV-mu
Isi data sekali, pakai untuk semua lamaran. AI akan membantu merapikan bahasa dan menyesuaikan dengan lowongan target.